Becak Di Jepang, Unik Tapi Bikin Kasihan Supirnya! - Guesthouse & Homestay Jogja, Purbalingga, Bandungan dan Tegal Pilihan Keluarga

Informasi

Informasi dan Tips-tips

Becak Di Jepang, Unik Tapi Bikin Kasihan Supirnya!

Becak di Jepang ada yang menyebut rickshaw atau ada juga yang mengenalnya dengan nama jinrikisha. Becak di Jepang saat ini lebih banyak ditemui di tempat-tempat wisata seperti Kyoto, Asakusa, dan Kamakura.

Namun yang menarik becak di Jepang bukan seperti becak yang ada di Indonesia dimana pengemudinya berada di belakang, dan menggunakan sistem ro da tiga modif dari sepeda.

Namun becak di Jepang pengemudinya sendiri yang menarik mirip dengan delman, namun yang menarik bukan hewan kuda tetapi dengan tenaga manusia.

Kalau di Indonesia biasanya gerobak pengangkut pasir, atau barang-barang lainnya yang ditarik dengan tenaga manusia. Tapi kalau di Jepang menjadi becak untuk wisata, karena becak memang bukan untuk transportasi umum disana.

Karena tarif becak tradisional ini tarifnya juga lumayan sekitar 6000 yen, atau kalau dirupiahkan bisa mencapai Rp 600.000 itu untuk satu orang, kalau dinaiki 2 orang ya akan berlaku secara kelipatan menjadi Rp 1,2 juta.

Rute perjalanannya juga mengelilingi tempat-tempat wisata yang bersejarah di kota-kota tersebut. Bahkan para penarik becak ini juga menjadi tour guide untuk penumpangnya.

Sebenarnya rickshaw ini adalah cikal bakal becak yang sering kita lihat di Indonesia, dimana becak dengan tenaga manusia ini lahir sekitar tahun 1869 di banyak negara asia.

Namun saat itu bangsa eropa yang datang ke asia, melakukan modifikasi hingga terlahirlah kendararaan transportasi yang lebih baik. Seperti becak yang kita lihat saat ini.

Kalau di Indonesia sendiri moda transportasi rickshaw masuk pertama kali di Surabaya yang dibawa oleh orang China dengan sebutan be-cia, namun lidah lokal menyebutnya dengan nama becak.
Dan menjadi transportasi umum di jalan raya, hingga bentuknya yang ramping mudah untuk manuver ke jalan-jalan yang sempit.

Kalau di Jepang, para penarik becak ini tidak semuanya laki-laki tapi ada juga yang perempuan. Walau tidak sebanyak kaum prianya, namun akan cukup menarik perhatian ketika perempuan tangguh menarik becak.

Karena becak dianggap sebagai transportasi kuno, maka saat ini mulai ditinggalkan di kota-kota besar. Hanya dapat ditemui di daerah wisata saja, di Indonesia juga becak mulai dilarang di kota-kota besar.
Inilah kisah becak di Jepang, unik namun bikin kasihan sang penariknya! Alias supirnya. Terima kasih yang sudah membaca sampai akhir.

Sumber : Thread Kaskus Klik
Sumber Gambar : Google

Leave a Reply

Your email address will not be published.