unique visitors counter Tanaman Hias Pembersih Udara Dalam Ruangan | Simply Homy

Tips & Informasi Wisata Jogja

Update informasi terus yuk biar lebih kenal wisata jogja

Tanaman Hias Pembersih Udara Dalam Ruangan

Tanaman Hias Pembersih Udara Dalam Ruangan

Tanaman hias pada umumnya ditanam di luar ruangan. Namun ternyata juga ada tanaman hias yang dapat ditanam di dalam ruangan. Bukan sekedar sebagai penghias ruangan saja, beberapa tumbuhan dalam ruangan ini ternyata mampu membersihkan udara, menyerap polutan dan gas-gas berbahaya yang terdapat di dalam ruangan.

National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan Associated Landscape Contractors of America (ALCA) yang telah melakukan penelitian terhadap beberapa jenis tumbuhan. Hasilnya, ada beberapa tanaman hias dalam ruangan ternyata mampu menyerap polutan dan gas-gas berbahaya seperti benzena, xylene, formaldehida, xilena, nitrogen oksida dan berbagai bahan kimia lain yang ada di udara. Sehingga udara  di dalam ruangan bisa menjadi bersih dan sehat bagi penghuninya.

Berikut daftar tanaman hias yang dapat membersihkan udara dalam ruangan.

  • Lidah Buaya (Aloe Vera)

Nama latin tumbuhan ini ialah Aloe vera, yang di Indonesia dikenal sebagai lidah buaya. Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka dan mulai dikembangkan sebagai bahan industri kosmetik, farmasi dan makanan-minuman kesehatan ini ternyata memiliki kemampuan sebagai penyerap polutan. Tanaman lidah buaya ini mampu menetralisir racun benzena, formaldehida (formalin) dan berbagai bahan kimia lainnya.

  • Spider Plant (Chlorophytum comosum)

 

Spider plant merupakan tumbuhan dengan nama ilmiah Chlorophytum comosum. Tanaman hias yang berasal dari Afrika dan kini tersebar ke segala penjuru dunia ini memiliki tinggi mencapai 60 cm. Sebagai tanaman hias, tumbuhan ini dapat ditanam dalam pot di dalam ruangan. Sebagai pembersih udara tumbuhan ini dapat menyerap benzena, formaldehida, karbon monoksida dan xilena, bahan kimia pada industri kulit, karet dan pencetakan.

 

  • Gerber daisy (Gerbera jamesonii)

 

Tanaman Gerber daisy di Indonesia dikenal dengan sebutan Herbras. Tumbuhan yang berasal dari Afrika Selatan ini mempunyai bunga warna warni dan kerap dijadikan bunga potong bersama mawar, anyelir, seruni dan tulip. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dalam pot dan dalam ruangan. Tanaman ini efektif mampu menghilangkan trichloroethylene, tanaman ini sangat cocok diletakkan di kamar mandi, ruang mencuci ataupun dalam kamar tidur.

 

  • Lidah mertua (Sansevieria trifasciata)

 

Lidah mertua atau snake plant adalah tanaman penyerap racun dengan bentuk khas dan mudah dikenali. Ada berbagai jenis racun yang mampu diserap oleh Sansevieria antara lain karbonmonoksida, nikotin, benzene, formaldehyde, trichloroethylene, hingga dioksin. Bahkan hanya dengan 5 helai daun sansevieria dewasa ini mampu membersihkan ruangan seluas 100 m3 dari berbagai jenis polutan.

 

  • Sirih gading (Epipremnum aureum)

 

Sirih gading yang disebut juga golden pothos atau devil’s ivy ini adalah tanaman berbunga dari keluarga Araceae. Sirih gading ini berasal dari Australia, Malenesia (termasuk Indonesia), Indochina, Jepang, China dan India. Sehingga dapat dikatakan ini merupakan tumbuhan asli Indonesia. Meskipun tanaman empifit dan semi merambat, tanaman ini baik menjadi pembersih udara dalam ruangan dan menyerap racun formaldehida dan berbagai polutan lainnya.

 

  • Dragon Tree (Dracaena marginata)

 

Dragon tree atau Red-edged dracaena merupakan tumbuhan dari famili Asparagaceae. Tanaman asal Madagaskar dan Mauritius ini termasuk dalam golongan tumbuhan semak. Di dalam ruangan tanaman ini mampu menyerap xylene, trichloroethylene dan formaldehida, yang ada di udara akibat lak, pernis dan bensin.

 

  • Krisan (Chrysanthemum morifolium)

 

Bunga krisan atau seruni adalah bunga warna-warni. Yang dalam bahasa Inggris dikenal juga sebagai Florist’s daisy atau Hardy garden mum. Tanaman ini jika diletakkan dalam pot mampu tumbu hingga 90 cm. Selain wangi, tanaman ini mampu menghilangkan benzena (dari lem, cat, plastik dan deterjen), formaldehida dan bahan kimia lainnya yang terdapat di udara.

 

  • Beringin (Ficus benjamina)

 

Beringin disebut juga pohon ara kerap dijadikan tumbuhan pot, tanaman hias dalam ruangan dan juga bonsai. Tanaman ini oleh sebagian masyarakat kerap dianggap pohon angker dan dikeramatkan. Di balik mitos tersebut NASA mengungkap bahwa tanaman ini mampu untuk membersihkan udara di dalam ruangan terutama menyerap polutan terkait karpet dan furnitur seperti formaldehida, benzena dan trichloroethylene.

 

  • Palem bambu (Chamaedorea seifrizii)

 

Palem bambu, bamboo palm, atau red palm adalah salah satu tanaman palem. Tanaman ini dapat dibudidayakan di dalam pot dan di dalam ruangan sekalipun. Tanaman ini mempunyai kemampuan yang sangat tinggi dalam menyerap polutan benzena dan trichloroethylene serta gas beracun formaldehida yang melekat pada furnitur.

 

  • Peace Lily (Spathiphyllum)

 

Peace Lily atau Spathiphyllum merupakan sebuah genus dengan puluhan spesies. Tanaman ini dikenal juga sebagai Peace Lily. Tanaman ini sangat baik dalam menghilangkan berbagai racun dan polutan di dalam ruangan seperti formaldehid, benzena, trichloroethylene, toluena, dan xilena.

 

 

Sumber Artikel : alamendah.org

gambar via bibitbunga.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.