unique visitors counter Pantai Wediombo Jogja, Lokasi Surfing Terbaik di Yogyakarta

Tips & Informasi Wisata Jogja

Update informasi terus yuk biar lebih kenal wisata jogja

Pantai Wediombo Jogja, Lokasi Surfing Terbaik di Yogyakarta yang Recommended untuk Liburan

Pantai Wediombo, Lokasi Surfing Terbaik di Yogyakarta

Pantai Wediombo sebut saja seperti itu Homiers. pantai berpasir putih dan gugusan karang yang masih alami serta ombak pantai yang bagus menjadi daya tarik tersendiri pagi kita yang sangat suka berlibur ke pantai.

Apa lagi bagi Homiers yang suka sekali dengan yang namanya berselancar. Jika selama ini Homiers kita kunjungan ke pantai hanya habiskan dengan berenang, bermain pasir, atau bersantai sembari menikmati kelapa muda, kini saatnya Homiers untuk mencoba melakukan sesuatu yang menguji nyali yaitu dengan berselancar atau kita sering menyebutnya dengan surfing.

Tak harus jauh-jauh Homiers ke Cimaja, Banyuwangi, atau Bali. Kita hanya cukup datang ke Pantai Wediombo yang terletak di Gunungkidul – Yogyakarta.

 

Sejak beberapa tahun terakhir ini Pantai Wediombo berkembang menjadi salah satu tempat berkumpulnya para “pemburu ombak”. Apa lagi setiap akhir pekan, Mereka para pemburu ombak dari segala penjuru berdatangan ke Wediombo guna berselancar dengan ombaknya yang katanya paling baik di Yogyakarta. Berbeda dengan ombak di Pantai Parangtritis yang lokasinya berpindah-pindah, tipe ombak di Pantai Wediombo cenderung stabil dan tidak berubah-ubah karena pantai ini berbentuk menyerupai teluk yang dikelilingi bukit karang.

 

Selain wediombo ini memiliki ombak yang asyik digunakan untuk berselancar, Pantai Wediombo ini juga dikenal memiliki panorama sunset yang paling spektakuler dibandingkan dengan pantai-pantai Gunungkidul lainnya. Hal ini dikarenakan Pantai Wediombo menghadap ke barat dan bukannya ke selatan. Apa lagi pada bulan bulan November hingga Mei Homiers, kita bisa menyaksikan matahari yang tenggelam tepat di horizon. Pemandangannya dijamin istimewa!

Sesuai dengan namanya Homiers Wediombo atau “pasir yang luas”, pantai ini memiliki garis pantai yang lumayan luas jika dibandingkan dengan Pantai Indrayanti atau Pantai Kukup. Untuk mencapai bibir pantai kita harus menuruni puluhan anak tangga dari lokasi parkir. Pantai Wediombo ini memang dipeluk oleh perbukitan.

Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar pantai ini menjadikan pantai ini sejuk dan tidak gersang. Gugusan karang yang ada di Pantai Wediombo ini merupakan fenomena geologi yang berasal dari batuan Gunung Api Purba.

Setiap setahun sekali, di Pantai Wediombo diadakan ritual Ngalagi. Upacara adat ini merupakan perwujudan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah serta untuk memohon rejeki di tahun-tahun yang akan datang. Selain melarung sesaji ke laut, dalam ritual Ngalangi ini juga ada aktivitas menangkap ikan menggunakan gawar (jaring dari pohon wawar). Ikan-ikan tersebut kemudian akan dimasak dan dimakan bersama pada acara kenduri besar.

 

Supaya keseruan liburan Homiers maksimal, jangan lupa bawa baju ganti! Rugi jika kamu ke Wediombo namun tidak meceburkan diri di laguna atau mencoba snorkeling.

Jika Homiers tidak berencana menginap, disarankan untuk tidak pulang terlalu malam karena jalanan menuju Wediombo sepi dan berkelok-kelok.

 

Sumber Artikel: maioloo.com

Sumber Gambar: getlostback.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *