unique visitors counter Inilah 7 Strategi Ampuh Melawan Ngantuk Saat Puasa

Tips & Informasi Wisata Jogja

Update informasi terus yuk biar lebih kenal wisata jogja

Inilah 7 Strategi Ampuh Melawan Ngantuk Saat Puasa

Inilah 7 Strategi Ampuh Melawan Ngantuk Saat Puasa

Apakah Homiers tipe orang yang mudah mengantuk? Kalau ya, di bulan Ramadan ini Homiers akan semakin ditantang untuk mengatasi ngantuk saat puasa. Bila selama ini Homiers mengandalkan minum kopi atau makan camilan supaya pikiran lebih segar, di bulan puasa tentu Homiers harus pakai cara lain. Kira-kira bagaimana cara yang ampuh untuk mengatasi ngantuk saat puasa? Simak tips-tipsnya berikut ini.

Kenapa puasa bikin ngantuk?

Di bulan puasa, siklus tidur Homiers berubah karena Homiers akan bangun lebih pagi untuk menyiapkan sahur. Jika Homiers tidak tidur lebih cepat, maka jam tidur akan berkurang rata-rata 40 menit. Menurut penelitian dalam Journal of Sleep Research, hal ini akan mengurangi durasi tahap tidur pulas atau REM (rapid eye movement). Maka, keesokan harinya Homiers pun jadi mengantuk.

Selain itu, saat puasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan atau minuman selama berjam-jam. Maka Homiers jadi lebih lemas dan mengantuk.

Cara mengatasi ngantuk saat puasa

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan agar Homiers bisa mengatasi ngantuk saat puasa. Catat baik-baik tujuh tips berikut ini, ya.

  1. Bergerak atau jalan kaki

Sebuah survei terhadap ratusan orang di Amerika Serikat menguak bahwa jalan kaki selama 10 menit bisa meningkatkan energi Homiers hingga dua jam ke depan. Pasalnya, jalan-jalan mampu memompa oksigen menuju pembuluh darah, otak, dan otot. Sedangkan rasa ngantuk di siang hari biasanya muncul karena otak kekurangan pasokan oksigen.

  1. Tidur siang sejenak

Kalau rasa kantuk sudah tak tertahankan lagi, Homiers bisa mencuri waktu barang sejenak untuk tidur siang. Namun, jangan tidur siang terlalu lama. Homiers mungkin malah jadi semakin lemas karena jam biologis tubuh terganggu. Menurut seorang spesialis penyakit dalam dan pakar gangguan tidur dari Amerika Serikat, dr. Barry Krakow, pasang alarm selama 5-25 menit saja untuk tidur siang.

  1. Ganti pemandangan

Bila seharian menghadap layar komputer terus, mata akan terasa lelah sehingga Homiers jadi cepat mengantuk. Untuk itu, usahakan untuk mengganti pemHomiersngan ketika kantuk menyerang. Alihkan pemandangan Homiers dari layar selama 20 detik. Ulangi terus setiap 20 menit. Hal ini akan membuat mata jadi lebih rileks dan segar.

  1. Mengobrol

Bila Homiers sedang di kampus atau di kantor, ajak rekan Homiers untuk mengobrol sejenak guna mengatasi ngantuk saat puasa. Mengobrol akan meningkatkan tingkat kewaspadaan serta kemampuan berkonsentrasi. Supaya efeknya terasa, dr. Barry Krakow menyarankan Homiers untuk mengobrol soal topik-topik yang cukup “berat”, bukan sekadar basa-basi.

  1. Nyalakan lampu atau cari sinar matahari

Rasa kantuk juga bisa muncul mengikuti pencahayaan yang diterima mata Homiers. Bila cahaya meredup, mata menangkapnya sebagai sinyal untuk beristirahat sehingga Homiers jadi mengantuk. Untuk itu, nyalakan lampu ruangan Homiers atau carilah sinar matahari langsung, misalnya di luar ruangan.

  1. Tarik napas dalam

Menarik napas dalam akan meningkatkan kadar oksigen dalam otak. Hal ini bisa membantu menambah energi dan memicu aktivitas otak. Duduk atau berdiri dengan tegak dengan salah satu telapak tangan menempel pada perut Homiers. Kemudian, tarik napas sedalam-dalamnya lewat hidung. Saat menarik napas, pastikan perut Homiers mengembang dan “terisi” dengan udara. Hembuskan perlahan lewat mulut Homiers. Ulangi selama beberapa kali sampai pikiran Homiers terasa lebih segar.

  1. Tidur cukup dan berkualitas di malam hari

Cegah ngantuk saat puasa dengan memastikan Homiers cukup beristirahat setiap hari. Maka, usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya agar Homiers tidak kurang tidur. Supaya tidurnya berkualitas, atur kamar Homiers senyaman mungkin. Misalnya pasang kipas angin atau AC agar ruangan cukup sejuk dan matikan lampu kamar.

info artikel via : hellosehat.com

info gambar via : kumparan.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.