Inilah 7 Keutamaan Puasa Ramadhan Berdasarkan Hadits

Informasi

Informasi dan Tips-tips

Inilah 7 Keutamaan Puasa Ramadhan Berdasarkan Hadits

Inilah 7 Keutamaan Puasa Ramadhan Berdasarkan Hadits

Bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang paling dinanti seluruh umat muslim dunia. Waktu tersebut menjadi bulan yang penuh dengan keberkahan dan dilipatgandakannya segala amalan baik. Berpuasa tentunya menjadi amalan wajib di dalamnya yang harus kita tunaikan selama sebulan penuh.

Karena bulan ini merupakan waktu yang spesial, kita pun perlu mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Dan salah satunya adalah mengetahui keutamaan puasa yang ada di dalamnya agar kita bisa melaksanakannya dengan optimal. Lalu apa saja keutamaan puasa? Yuk, simak!

1. Diampuninya dosa-dosa di masa lalu

“Barangsiapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Bukhari, Muslim, dll)

Ramadhan merupakan waktu paling spesial karena hujan keberkahan di dalamnya. Salah satu yang menjadi paling utama adalah waktu di mana dosa-dosa kita di masa lalu akan diampuni. Namun tentunya dengan sebuah syarat kita melaksanakan puasa di dalamnya hanya dengan mengharap pahala dari sisi Allah dan iman kepada-Nya.

2. Dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka

“Telah datang kepadamu bulan Ramadan, bulan yang diberkahi, di mana Allah mewajibkan puasa di bulan itu kepada kamu. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan durhaka dibelenggui.”

(HR. Ahmad, Nasa’i, dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 55)

3. Waktu dikabulkannya doa

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi”

(HR. Tirmidzi; hasan)

Dalam berdoa terdapat waktu-waktu yang mustajab agar doa dapat mudah terkabul. Doa orang yang berpuasa menjadi salah satunya, apalagi mereka yang berpuasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Maka Ramadhan ini menjadi kesempatan besar untuk kita dapat meminta kepada Allah segala kebaikan melalui doa.

4. Bulan lahirnya malam Lailatul Qadar

….Di bulan itu terdapat suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barangsiapa dihalangi mendapatkan kebaikannya, maka ia telah terhalangi.”

(HR. Ahmad, Nasa’i, dan Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 55)

Jika Ramadhan adalah bulan terbaik dalam satu tahun, maka malam lailatul qadar adalah malam terbaik di antara semua malam dan hari. Malam Lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al-Quran yang penuh keberkahan. Malam ini sangat spesial dimana nilainya adalah lebih baik dari seribu bulan.

Malam Lailatul Qadar sendiri tidak disebutkan secara spesifik kapan, namun Nabi Muhammad SAW mengisyaratkan dalam sebuah hadis jika malam itu terdapat di 10 malam terakhir pada malam ganjil. Pada malam itu kita disunahkan untuk lebih memperbanyak amalan ibadah kita.

5. Terdapat keberkahan dalam bersahur

“Makan sahur itu berkah, maka jangan kamu tinggalkan meskipun hanya meminum seteguk air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur.”

(HR. Ahmad, dihasankan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 3683)

Satu hal yang disunahkan saat kita berpuasa di bulan Ramadhan adalah bersahur. Kadang masih banyak dari kita menyepelekan hal ini, padahal di dalamnya banyak sekali mengandung kebaikan. Selain itu mempersiapkan tenaga untuk jalani ibadah puasa, bersahur memiliki keberkahan yang besar di mana Allah dan para Malaikatnya akan bersalawat kepada mereka yang bersahur.

Maka waktu ini tak boleh dilewatkan, upayakanlah bersahur meski hanya dengan seteguk air saja.

6. Pahala shalat Tarawih yang berlimpah

“Sesungguhnya Barangsiapa melakukan qiyamullail bersama imam hingga selesai, maka akan dicatat shalat semalam suntuk.”

(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban, Shahihul Jaami’ no. 2417)

Selain sahur, amalan sunah khas lainnya yang hanya hadir di bulan Ramadhan adalah salat Tarawih. Amalan ini juga gak boleh kita tinggalkan karena nilai pahalanya yang sangat besar, yaitu senilai shalat semalam suntuk.

Gak hanya itu, salattarawih pun memiliki nilai kebaikan lainnya, di mana 10 hari pertama adalah waktu penuh rahmat, 10 hari kedua waktu penuh ampunan dan 10 hari terakhir adalah waktu penghindaran dari api neraka.

7. Amalan memberi makan orang untuk berbuka puasa

“Barangsiapa memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala orang yang berpuasa itu tanpa dikurangi sedikit pun dari pahala orang yuang berpuasa itu.”

(HR. Ahmad, Tirmidzi, dll. Shahihul Jaami’ no. 6415)

sumber dari : idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *