unique visitors counter Inilah Alasan Kenapa Jogja di sebut Kota Pendidikan Terkemuka

Tips & Informasi Wisata Jogja

Update informasi terus yuk biar lebih kenal wisata jogja

Inilah Alasan Kenapa Jogja di sebut Kota Pendidikan Terkemuka

Inilah Alasan Kenapa Jogja di sebut Kota Pendidikan Terkemuka

Kota Pendidikan Jogja bisa jadi referensi bagus untuk homiers yang ingin mengeyam jenjang pendidikan tinggi

Assalamualaikum Homiers. Tau kah Homiers  Siapa pelopor pendidikan di Indonesia? Pelopor pendidikan di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara, di masa perjuangan membangun konsep pendidikan yang sampai saat ini dikenal masih relevan. dan kota Jogja adalah kota yang merupakan “kawah candradimuka” bagi calon pemimpin bangsa ini memang memiliki atmosfir akademik yang sangat mendukung mereka untuk berkembang, baik dalam hal akademik maupun pengembangan pribadi. Jogja juga sangat kaya dengan sumber pendidikan, seperti narasumber/dosen yang berkualitas, perpustakaan, laboraturium dan pusat-pusat studi yang ada. Dalam perkembangannya Homiers sebagai kota pendidikan, kota  Jogja sulit untuk tandingannya. Kota Jogja juga dikenal memiliki sistem dan suasana belajar yang unggul, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah, sampai perguruan tinggi. Semua itu terwujud atas kerja keras dan kerjasama yang sinergi antara Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, Komite Rekonstruksi Pendidikan DIY, Lembaga Swadaya Masyarakat di bidang pendidikan dan lembaga terkait lainnya.

Keberagaman etnis, budaya, suku dan agama ada di kota ini, di Jogja juga membawa dampak positif tersendiri bagi para pelajar atau penduduknya, dalam hal pengembangan pribadi mahasiswa. Situasi ini secara tidak langsung akan membentuk pribadi yang beretika baik, menghargai keberagaman, mempunyai semangat juang untuk berkompetisi yang baik dan berwawasan yang luas. Saat ini Jogja terdapat lebih dari 264.653 mahasiswa yang belajar di 123 Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Selain itu terdapat puluhan ribu mahasiswa yang belajar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Kedinasan. Kualitas pendidikan PTS dapat diukur dari prestasi PTS dalam hibah/bantuanpenelitian dari Depdiknas/lembaga lain. Hampir setiap tahun total dana penelitian, kerjasama dan pengabdian PTS di Jogja paling tinggi diantara kota-kota lain.

Mungkin karena itulah salah satu penyebab instansi/perusahaan tetap mengutamakan Jogja sebagai sasaran utama rekruitmen tenaga kerja. Apa lagi dengan predikatnya kota jogja sebagai kota pendidikan dan ditambah dengan kondisi lingkungan alam yang damai, masyarakat yang ramah dan biaya hidup yang terjangkau, Jogja menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di kota ini.

Apa lagi visi pendidikan di Kota Jogja ini adalah center of excellent. Untuk itulah, semua unsur yang terkait di bidang pendidikan saling bersinergi dan berusaha keras untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang tinggi dan dapat bersaing di tingkat internasional.  Kota Jogja juga sering disebut “surga” bagi penelitian, pengembangan wawasan, intelektual dan kajian ilmiah. Banyaknya forum ilmiah seperti seminar, symposium, loka karya, teleconference dan lain-lain yang diadakan oleh perguruan tinggi/organisasi dengan mengundang pembicara nasional bahkan internasional. Toko buku, penerbit dan kios-kios buku cukup banyak terdapat di Jogja. Fasilitas penunjang pendidikan seperti warnet, toko komputer, kursus bahasa dan ketrampilan lain, bisa ditemukan di sudut kota Jogja.

Mungkin banyak hal unik di kota ini yang tidak akan Homiers ditemui di kota lain dan kota Jogja juga  sangat memanjakan kebutuhan anak muda seperti: tempat-tempat makan yang bervariasi dan murah (harga mahasiswa), cafe internet, pusat kebugaran, persewaan film dan game, pusat rekreasi, radio dengan segmen anak muda, studio musik, rumah musik, club olahraga, sanggar seni dan budaya, bengkel kreatif, tempat bimbingan belajar, kelompok studi dan lain-lain.

Kota Jogja memang salah satu kota besar di Indonesia, namun masih tetap mempertahankan kesederhanaannya, tidak serta merta mengikuti arus modernisasi. adat/tradisi dan kebudayaan yang masih kental semakin menambah daya tarik dari kota yang juga dijuluki kota Gudeg ini. Jadi, kenapa tidak melanjutkan Studi di Jogja?

Jangan lupa ya Homiers kalau ke jogja nginepnya di Simply Homy aja.

Salam hangat Simply Homy

Sumber: fkip.uad.ac.id, vienastra.wordpress.com

Related Post

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *